Minggu, 15 November 2015

karya grafis cetak tinggi




Nama                           : Yuliana
Kelas                           : 5E
NPM                           : 1312020

Karya Grafis
Karya Grafis adalah cabang seni rupa yang proses pembuatan karyanya menggunakan teknik cetak dan teknologi komputer, biasanya diatas kertas atau kain.
Salah satu jenis karya grafis:
CETAK TINGGI
merupakan salah satu teknik mencetak yang memanfaatkan bentuk yang paling tinggi yang berasal dari plat klise untuk menghasilkan bentuk karya berupa gambar. Acuan cetak tinggi itu serupa dengan panel ukiran atau panel relief, oleh sebab itu cetak tinggi disebut juga cetak relief. Acuan cetak tinggi dibuat dari bahan-bahan keras dan lunak.
ALAT DAN BAHAN :

1.      Plat atau Acuan Cetak
Beberapa bahan dapat digunakan sebagai media untuk membuat acuan cetak tinggi atau teknik cukil. Namun jika mengingat harus mencetak karya dengan jumlah yang relatif banyak, maka bahan yang dipilih adalah bahan atau plat yang paling kuat agar bentuk tidak menjadi berubah atau rusak sebelum pekerjaan selesai. Bahan untuk plat cetak umumnya harus stabil, konsisten dan cukup akurat.
2.      Pisau Cukil
Digunakan untuk mencukil bagian dari plat atau acuan cetak yang tidak digunakan untuk menghantarkan tinta. Mata pisaunya terbuat dari besi baja, dengan tangkai yang dibuat dari kayu, plastik, atau besi. Cara penggunaannya seperti memegang pensil atau pulpen layaknya menggambar, tidak dipukul seperti pahat ukir. Pisau cukil yang digunakan bermacam-macam bentuknya. Bentuk mata pisau dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan, antara lain bentuk U (lengkung), bentuk V (lancip), dan bentuk datar. Bentuk U (lengkung) berguna untuk membuat cukilan yang membulat atau melengkung. Bentuk V (lancip) berguna untuk membuat cukilan bidang yang tajam.
3.      Pensil
Digunakan untuk membuat modul gambar (desain) pada acuan cetak atau plat. Selain itu juga digunakan untuk menandai ukuran serta memindahkan modul gambar yang dibuat di kertas transparan atau kertas kalkir ke plat atau acuan cetak. Pensil sendiri ada beberapa jenis ukuran, terlihat dari keras dan lunaknya, contoh 2B, 4B, 6B dan sebagainya. Sedangkan untuk membuat modul gambar (desain) pada acuan cetak yang menggunakan bahan karet vinyl (karena permukaannya berwarna hitam), agar modul gambar terlihat jelas, dapat menggunakan pensil dermatograph atau pensil warna putih.
4.      Rol Karet
Berfungsi untuk menghantarkan cat atau tinta dari kaca setelah mengalami proses pengolahan, ke permukaan plat yang timbul atau yang akan dicetak. Alat ini terbuat dari karet dengan pegangan plastik, kayu, ada pula yang besi.
5.      Kaca
Digunakan sebagai media untuk mengolah tinta. Tinta ditorehkan pada kaca untuk diproses sebelum dihantarkan ke plat atau acuan cetak.
6.      Kape
Alat ini digunakan untuk mengaduk dan mencampur tinta ke permukaan kaca.
7.      Hand Press
Alat tekan yang digunakan untuk mencetak acuan atau plat ke bidang kertas. Alat ini tidak terlalu utama, apabila tidak ada dapat digantikan dengan sendok. Namun ada pula teknologi yang dinamakan etching machine, alat ini dapat membantu untuk mencetak plat ke kertas dengan lebih cepat dan praktis. Cara kerja mesin ini manual, tidak memerlukan daya listrik dalam penggunaannya.
8.      Tinta Cetak
Sebagai bahan pewarna untuk mencetak plat atau acuan cetak ke bidang kertas. Seiring dengan perkembangan zaman, tinta tidak lagi hanya berwarna hitam, tersedia aneka pilihan warna sesuai dengan selera.
9.      Lem
Digunakan untuk menempelkan modul gambar pada kertas transparan atau kertas kalkir ke plat atau acuan cetak yang akan dicukil, agar modul gambar tesebut tidak lepas pada saat proses cukil berlangsung.
CARA MEMBUAT :
Alat yang diperlukan untuk membuat cetak tinggi,yaitu sebagai berikut.1) Pahat dan pencungkil kayu, digunakan untukmembentuk gambar pada acuan cetak. Bisa jugadengan menggunakan pisau cutter, namun harusdilakukan dengan hati-hati.2) Tinta cetak, biasa dipakai di percetakan, bentuknyakental. Bisa juga diganti dengan cat air atau catposter dicampur gliserin (bisa dibeli di apotek). Untuk pencampurannya kira-kira sekental pasta gigi.3) Rol karet, kertas putih (kertas gambar), dan pensil 2B Proses pembuatan cetak tinggi Proses pembuatan cetak tinggi sebagai berikut :
1) Buat sketsa gambar terlebih dulu pada acuan cetak.
2) Cukil dan pahatlah dengan pahat grafis atau pahatcoret. Artinya, bagian yang tidak boleh terkena tinta dibuang.
3) Ratakan tinta di atas kaca dengan menggunakan rol.
4) Beri tinta pada permukaan acuan cetak denganmenggunakan rol.
5) Letakkan acuan cetak di atas kertas (posisi cetakanmenghadap ke bawah menempel kertas).
6) Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, tekanpermukaan kertas dengan menggunakan rol
7) Angkat kertas perlahan-lahan dari permukaan acuancetak.8) Hasil karya yang dibuat sudah selesai.
Contoh hasil cetak tinggi :


Sumber  :
http://setyaningratna.blogspot.co.id/2014/06/v-behaviorurldefaultvmlo.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar