Nama
: Yuliana
Kelas
: 5E
NPM
: 1312020
Karya Grafis
Karya
Grafis adalah cabang seni rupa yang proses pembuatan karyanya menggunakan
teknik cetak dan teknologi komputer, biasanya diatas kertas atau kain.
Salah
satu jenis karya grafis:
CETAK
TINGGI
merupakan
salah satu teknik mencetak yang memanfaatkan bentuk yang paling tinggi yang
berasal dari plat klise untuk menghasilkan bentuk karya berupa gambar. Acuan
cetak tinggi itu serupa dengan panel ukiran atau panel relief, oleh sebab itu
cetak tinggi disebut juga cetak relief. Acuan cetak tinggi dibuat dari
bahan-bahan keras dan lunak.
ALAT
DAN BAHAN :
1. Plat
atau Acuan Cetak
Beberapa
bahan dapat digunakan sebagai media untuk membuat acuan cetak tinggi atau
teknik cukil. Namun jika mengingat harus mencetak karya dengan jumlah yang
relatif banyak, maka bahan yang dipilih adalah bahan atau plat yang paling kuat
agar bentuk tidak menjadi berubah atau rusak sebelum pekerjaan selesai. Bahan
untuk plat cetak umumnya harus stabil, konsisten dan cukup akurat.
2. Pisau
Cukil
Digunakan
untuk mencukil bagian dari plat atau acuan cetak yang tidak digunakan untuk
menghantarkan tinta. Mata pisaunya terbuat dari besi baja, dengan tangkai yang
dibuat dari kayu, plastik, atau besi. Cara penggunaannya seperti memegang pensil
atau pulpen layaknya menggambar, tidak dipukul seperti pahat ukir. Pisau cukil
yang digunakan bermacam-macam bentuknya. Bentuk mata pisau dapat dipilih sesuai
dengan kebutuhan, antara lain bentuk U (lengkung), bentuk V (lancip), dan
bentuk datar. Bentuk U (lengkung) berguna untuk membuat cukilan yang membulat
atau melengkung. Bentuk V (lancip) berguna untuk membuat cukilan bidang yang
tajam.
3. Pensil
Digunakan untuk membuat modul
gambar (desain) pada acuan cetak atau plat. Selain itu juga digunakan untuk
menandai ukuran serta memindahkan modul gambar yang dibuat di kertas transparan
atau kertas kalkir ke plat atau acuan cetak. Pensil sendiri ada beberapa jenis
ukuran, terlihat dari keras dan lunaknya, contoh 2B, 4B, 6B dan sebagainya.
Sedangkan untuk membuat modul gambar (desain) pada acuan cetak yang menggunakan
bahan karet vinyl (karena permukaannya berwarna hitam), agar modul gambar
terlihat jelas, dapat menggunakan pensil dermatograph atau pensil
warna putih.
4. Rol
Karet
Berfungsi untuk menghantarkan cat
atau tinta dari kaca setelah mengalami proses pengolahan, ke permukaan plat
yang timbul atau yang akan dicetak. Alat ini terbuat dari karet dengan pegangan
plastik, kayu, ada pula yang besi.
5. Kaca
Digunakan sebagai media untuk
mengolah tinta. Tinta ditorehkan pada kaca untuk diproses sebelum dihantarkan
ke plat atau acuan cetak.
6. Kape
Alat ini digunakan untuk
mengaduk dan mencampur tinta ke permukaan kaca.
7. Hand
Press
Alat tekan yang digunakan untuk
mencetak acuan atau plat ke bidang kertas. Alat ini tidak terlalu utama,
apabila tidak ada dapat digantikan dengan sendok. Namun ada pula teknologi yang
dinamakan etching machine, alat ini dapat membantu untuk mencetak plat
ke kertas dengan lebih cepat dan praktis. Cara kerja mesin ini manual, tidak
memerlukan daya listrik dalam penggunaannya.
8. Tinta
Cetak
Sebagai bahan pewarna untuk
mencetak plat atau acuan cetak ke bidang kertas. Seiring dengan perkembangan
zaman, tinta tidak lagi hanya berwarna hitam, tersedia aneka pilihan warna
sesuai dengan selera.
9. Lem
Digunakan untuk menempelkan
modul gambar pada kertas transparan atau kertas kalkir ke plat atau acuan cetak
yang akan dicukil, agar modul gambar tesebut tidak lepas pada saat proses cukil
berlangsung.
CARA
MEMBUAT :
Alat
yang diperlukan untuk membuat cetak tinggi,yaitu sebagai berikut.1) Pahat dan
pencungkil kayu, digunakan untukmembentuk gambar pada acuan cetak. Bisa
jugadengan menggunakan pisau cutter, namun harusdilakukan dengan
hati-hati.2) Tinta cetak, biasa dipakai di percetakan, bentuknyakental. Bisa juga
diganti dengan cat air atau catposter dicampur gliserin (bisa dibeli
di apotek). Untuk pencampurannya kira-kira sekental pasta gigi.3) Rol karet,
kertas putih (kertas gambar), dan pensil 2B Proses pembuatan cetak tinggi Proses
pembuatan cetak tinggi sebagai berikut :
1)
Buat sketsa gambar terlebih dulu pada acuan cetak.
2)
Cukil dan pahatlah dengan pahat grafis atau pahatcoret. Artinya, bagian yang
tidak boleh terkena tinta dibuang.
3)
Ratakan tinta di atas kaca dengan menggunakan rol.
4)
Beri tinta pada permukaan acuan cetak denganmenggunakan rol.
5)
Letakkan acuan cetak di atas kertas (posisi cetakanmenghadap ke bawah menempel
kertas).
6)
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, tekanpermukaan kertas dengan menggunakan
rol
7)
Angkat kertas perlahan-lahan dari permukaan acuancetak.8) Hasil karya yang
dibuat sudah selesai.
Contoh
hasil cetak tinggi :
Sumber :
http://setyaningratna.blogspot.co.id/2014/06/v-behaviorurldefaultvmlo.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar